8 Alasan Wanita Lebih Suka dengan Bad Boy Daripada Good Boy


Kenapa wanita lebih suka dengan lelaki *maaf brengsek atau nakal (bad boy) dibandingkan lelaki yang baik-baik (good boy atau nice guy)? Itu merupakan salah satu misteri yang sering dihadapi para kaum lelaki jomblo, termasuk gue. Awalnya gue juga bingung dengan hal tersebut, tapi setelah gue mendaki beberapa gunung dan bersemedi di goa selama berbulan-bulan, akhirnya gue menemukan jawabannya. Apa yang membuat kaum wanita lebih tertarik dengan lelaki bad boy daripada lelaki good boy? Padahal sudah banyak fakta yang ada kalau lelaki bad boy kurang memperlakukan wanita dengan baik dan kadang suka menyakiti perasaannya, tapi tetap saja kenapa para wanita masih memilih mereka? 

Sebelum kita bahas lebih dalam lagi, perlu diketahui dulu seperti apa sih lelaki bad boy dan good boy itu. Bad boy itu adalah tipe lelaki yang lebih menonjolkan sifat cuek, arogan dan egois. Sedangkan good boy adalah tipe lelaki yang lebih sensitif, lebih peduli, suka mengalah dan selalu memperlakukan si wanita seperti ratu. Lelaki sebagai mahluk yang lebih dominan dengan logika pasti berpikir jika kita memberikan sesuatu kepada wanita, tentu wanita juga akan memberikan timbal balik. Tapi setelah diadakan survei, ternyata korban yang sering mengalami patah hati atau sakit hati adalah si good boy. Kenapa bisa begitu? Alasannya karena good boy terlalu mementingkan si wanita daripada dirinya sendiri, sedangkan bad boy sebaliknya. 

Lah terus kenapa lelaki yang seperti itu yang malah bisa membuat wanita tertarik? Oke, daripada penasaran dan bingung terus inilah alasannya:


Good Boy vs Bad Boy

1. Bad Boy Itu Lebih Percaya Diri
Salah satu yang membuat good boy tersaingi dengan bad boy adalah rasa kepercayaan dirinya. Bad boy itu cenderung memiliki rasa percaya diri yang tinggi, sedangkan good boy itu biasanya agak pemalu. Nah, jadinya karena si bad boy lebih percaya diri, yang duluan kenalan sama si wanita adalah si bad boy, sedangkan si good boy masih malu-malu, jadinya keduluan deh. 

2. Bad Boy Itu Lebih Agresif
Selain percaya diri, lelaki bad boy itu lebih agresif terhadap wanita. Maksudnya agresif itu bagaimana? Maksud gue itu, mereka lebih berani bertindak saat bersama wanita tanpa banyak berpikir, sedangkan good boy biasanya agak kalem dan malu-malu saat bersama wanita, karena banyak yang dipikirkan, sehingga menjadi ragu-ragu untuk bertindak saat sedang bersama wanita. Jadinya yang gampang lebih dekat dengan si wanita sudah jelas si bad boy.

3. Bad Boy Itu Lebih Menawan
Lebih menawan? Kok bisa? Ya alasannya ada di atas. Karena bad boy itu lebih percaya diri dan agresif, makanya bad boy lebih berani untuk menunjukan perasaan mereka kepada si wanita, Sedangkan si good boy masih malu-malu dan cuman bisa kasih senyum aja dari jauh :) 

4. Bad Boy Itu Lebih Tegas
Lelaki bad boy itu lebih tegas karena sifatnya yang kurang suka mengalah. Karena itu, si bad boy jadinya lebih suka mengatur si wanita, dibandingkan si good boy yang cenderung lebih suka mengalah kepada dengan si wanita, jadinya si good boy ini lebih terlihat kurang tegas di mata wanita. 

5. Bad Boy Itu Lebih Bisa Membuat Wanita Lebih Nyaman
Alasan kenapa lelaki bad boy bisa membuat wanita lebih nyaman bersama mereka adalah, selain tegas mereka itu rata-rata terlihat garang dan kuat secara fisik, sehingga si wanita lebih merasa terlindungi saat bersama mereka. Sebaliknya, good boy itu lebih cenderung kalem dan kurang garang, jadinya di mata wanita, good boy itu terlihat kurang bisa melindunginya.

6. Bad Boy Itu Lebih Ganteng
Ganteng itu gak selalu dilihat dari fisik saja, tapi kelakuan juga bisa membuat lekaki jadi terlihat ganteng. Kenapa bad boy bisa terlihat lebih ganteng? Itu disebabkan oleh hal-hal di atas yang udah gue sebutkan sebelumnya, jadi hal-hal tersebutlah yang membuat si bad boy itu lebih terlihat "laki" di mata wanita dibandingkan si good boy.

7. Bad Boy Itu Gak Ngebosenin
Karena sifatnya yang selalu baik dan kalem, makanya good boy cenderung membuat wanita gampang bosan. Selain itu, good boy itu juga sangat jarang melakukan hal yang aneh-aneh. Berbeda dengan bad boy yang sifatnya suka melanggar aturan dan suka melakukan berbagai macam hal. Hal tersebutlah yang membuat bad boy itu gak ngebosenin bagi wanita.

8. Bad Boy Itu Penuh Kejutan
Penuh kejutan ini maksudnya bukan ngasi surprise setiap saat, tapi penuh kejutan karena sifatnya yang susah ditebak, kadang cuek kadang romantis, kadang baik kadang jahat (?). Sifatnya inilah yang membuat wanita jadi merasa tertantang terhadap si bad boy. Berbeda dengan good boy yang sifatnya selalu baik, jadinya sudah pasti si good boy gampang ditebak oleh si wanita.


Jadi itulah alasan kenapa wanita lebih memilih bad boy daripada good boy. 

Terus bagaimanakah nasib para lelaki baik-baik yang jomblo? Apakah lelaki baik-baik harus menjadi bad boy juga? Jawabannya tentu saja TIDAK! Tapi ada baiknya juga kepada semua para lelaki yang baik-baik di luar sana untuk mengambil hal-hal positif dari bad boy. Dan tenang saja, gak semua wanita suka dengan bad boy, masih ada kok wanita yang suka dengan good boy.

Akhir kata, tetaplah jadi diri anda sendiri, walaupun diri anda itu gak sekeren aktor di film-film romansa. Yang penting sebagai lelaki anda harus terus berusaha untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya, dan yakinlah suatu saat anda akan dipertemukan dengan bidadari hidup anda nanti pada tempat dan waktu yang tepat.





Artikel Lainnya:

6 comments:

  1. oh ini alasannya gue udah berkeliling sampai planet neptunus baru ketahuan thx min

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. Pertanyannya :
    Kalau Bad boy nya Jelek, trus Good boy nya Cakep...? Gmn tuh...jujur aje...gue jelek trus good boy pula, kelar deh hidup gue...so, gue mau jadi bad boy...ngaruh gak hasilnya...???
    wkwkwk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo cewek pasti tampang juga dilihat, tp intinya dari pengalaman gue, cewek itu lebih tertarik dengan cowok yang bisa bikin dia nyaman. Kalau mau jadi bad boy, ambil positif2nya aja dari bad boy ya bro. Good luck

      Delete