Menganggur 1 Tahun Sebelum Kuliah?


Sebelumnya gue minta maaf karena udah cukup lama gak update blog. Gue udah mulai cukup sibuk karena harus mempersiapkan diri untuk kuliah. Mulai dari tes masuk, menikmati sisa masa-masa liburan dan kegiatan ospek. Maklum setelah menganggur cukup lama, akhirnya gue akan kembali ke rutinitas yang juga dilakukan orang lain, yaitu kuliah. Gue juga akan mulai lagi merasakan yang namanya dikasi tugas dan mencari nilai. Kalau anda bertanya, kenapa gue menganggur dan gak langsung kuliah? Kalau gue jawab, ceritanya sangat panjang. Tapi yang jelas, waktu itu gue memang belum siap untuk kuliah. Makanya untuk posting kali ini gue akan membahas tentang menganggur sebelum kuliah.

Perguruan tinggi yang seperti kita ketahui tahu adalah jenjang pendidikan yang paling tinggi yang wajib dilakukan untuk siswa lulusan SMA. Kenapa? Karena pendidikan perguruan tinggi atau kuliah sangat diperlukan untuk menentukan masa depan kita. Seperti sekarang untuk memiliki pekerjaan yang ideal, seseorang harus memiliki gelar minimal sarjana, dan semakin cepat anda memilikinya, semakin cepat anda dapat bekerja dan hidup lebih baik. Jadi karena kondisi ini, siswa harus menyelesaikan pendidikan mereka secepat mungkin, untuk mencapai hidup yang ideal (baca: sukses). Tapi, karena kondisi seperti inilah yang biasanya membuat siswa jadi stress. Memang gak bisa dibayangkan, kalau murid (khususnya di Indonesia) harus melalui selama kurang lebih 9-18 tahun untuk baru bisa bekerja dengan iming-iming mendapat kehidupan yang ideal.

Nah, dari sinilah gue akan mulai membahas tentang masalah menganggur tersebut. Baikah untuk siswa setelah lulus SMA tidak langsung melanjutkan kuliah alias menganggur dulu? Tentu saja ada baik dan tidaknya, tergantung dari persepsi masing-masing orang. Cuman kalau mau nganggur jangan kelamaan, nanti keburu tua hahaha.



Kelebihan dan Kekurangan Menganggur 1 Tahun Sebelum Kuliah:

1. Waktu dan Produktivitas
Ada yang mengatakan menganggur setahun sebelum kuliah itu hanya membuang-buang waktu dan mengurangi produktivitas. Karena biasanya orang menganggur itu hanya akan membuang-buang waktunya di rumah dan tidak melakukan apapun. Selain itu, di usia yang masih baru dewasa itu masih terlalu muda untuk bekerja di pekerjaan yang ideal (baca: bergaji tinggi). Iya, gue harus bilang kalau itu semua memang cukup benar, tapi gak sepenuhnya benar. Sebenarnya kalau kita lihat dari perspektif yang berbeda, menganggur setahun akan cukup berguna, memberikan banyak peluang dan sebaliknya dapat meningkatkan produktivitas bagi yang memanfaatkannya dengan baik.

Siswa dapat memperoleh pengetahuan, pengalaman dan keterampilan yang belum tentu bisa didapatkan di sekolah. Mereka juga dapat mencari lebih dalam mengenai minatnya, tanpa harus tergesa-gesa. Siswa pun juga punya cukup banyak waktu untuk meningkatkan bakatnya dan melakukan pencarian jati diri yang akan berguna untuk menentukan pilihan perguruan tinggi di tahun depan. Karena sebenarnya siswa itu belum sepenuhnya benar-benar tahu tentang kuliah di SMA. Hal ini juga akan membantu mereka untuk merencanakan jalur karir yang tepat untuk masa depannya, dan menempuh masa kuliah akan lebih mudah dan menyenangkan. Jadi, menganggur setahun sebelum kuliah belum tentu membuang-buang waktu.


2. Rutintas Belajar
Yang kedua, menganggur setahun itu katanya dapat menganggu proses rutinitas belajar. Sehingga jika siswa menganggur setahun, maka dia akan kesulitan untuk melanjutkan kembali ke rutinitas belajarnya. Tapi, bukankah situasi seperti ini hampir sama dengan kembali belajar ke sekolah setelah libur panjang? Dalam hal ini, tampaknya bukan masalah besar bagi siswa untuk kembali ke rutinitas belajar setelah menganggur sebelum kuliah. Karena dalam hidup, manusia akan selalu belajar, di sekolah maupun di luar sekolah, dan belajar bukan berarti belajar tentang mata pelajaran di sekolah, melainkan belajar tentang kehidupan dan pengalaman di luar sekolah.

Jika dipikir baik-baik, sebenarnya menganggur setahun juga dapat memberikan siswa waktu untuk istirahat setelah menghabiskan waktu belajar selama 12 tahun. Ini akan membantu para siswa untuk menyejukan otaknya dan bisa memulai awal yang baru dan fresh untuk melanjutkan pembelajaran di perguruan tinggi yang akan dipilih. Hal ini juga mencegah siswa dari stress yang dapat menyebabkan mereka susah untuk mendapatkan potensi penuh dalam dirinya.


3. Kesiapan Diri
Menganggur setahun dapat memberikan efek rasa khawatir kepada siswa dari lingkungannya, terutama dari teman-temannya yang sudah kuliah. Rasa khawatir itu muncul karena beberapa alasan, yang pertama adalah khawatir karena kehilangan teman-teman seperjuangannya di SMA, yang kedua karena gak percaya diri terhadap keluarga atau teman karena belum kuliah, dan yang terakhir karena merasa berbeda sendiri. Ya, itu adalah hal-hal yang gue rasakan saat menganggur sebelum kuliah. Namun dari rasa khawatir tersebut, gue jadi belajar untuk menjadi lebih dewasa, lebih mandiri dan independen.

Yang pertama memang sedih dan sepi rasanya ketika ditinggalkan oleh teman-teman SMA oleh kesibukan kuliahnya, tapi dari situ gue belajar untuk mulai mandiri. Gue harus sadar kalau gue bukan lagi remaja ababil yang kalau pergi kemana-mana cuman berani bergerombolan aja sama teman-teman, gue udah dewasa dan harus bisa melakukan apapun sendiri dalam keadaan apapun. Karena sebenarnya di hidup ini kita gak bisa selalu bergantung pada orang lain, maka dari itu perlu untuk bisa mandiri.

Lalu yang kedua, saat menganggur ini gue banyak ketemu teman dan keluarga yang menanyakan, "kuliah dimana?". Awalnya pertanyaan tersebut memang membuat gue minder, apalagi ditambah dengan ekspresi yang meremehkan saat gue memberi jawaban "belum kuliah". Hal tersebut memang gak mengenakan, tapi lama kelamaan, mau gak mau gue harus bisa menghadapi kenyataan. Karena kenyataan itu memang gak seindah film dan dunia fantasi. Dari sana gue mulai belajar untuk percaya diri, lebih kuat mental untuk menghadapai kenyataan dan mulai belajar untuk gak terlalu banyak mendengarkan penilaian alias judge dari orang lain.

Yang terakhir adalah rasa khawatir karena berbeda sendiri. Teman-teman gue semua pada sibuk kuliah, sedangkan gue cuman tidur, makan dan duduk di depan laptop di kamar. Tapi jangan dilihat dari sisi negatifnya, lihatlah dari sisi positifnya, gue melakukan sesuatu yang anti mainstream, dan itu membuat gue menjadi unik. Selain itu, melihat teman-teman sibuk kuliah membuat gue juga gak mau kalah sibuk. Gue juga mulai mencari kesibukan seperti ngeblog, main musik, nyanyi, belajar gambar dan desain, nonton berbagai video di youtube, baca-baca buku dsb. Gara-gara hal tersebut, gue jadi belajar banyak hal di luar dunia pendidikan. Gue juga mulai dapat kesibukan lain seperti manggung di acara bazaar-bazaar, dan membantu teman gue buat desain untuk acara kuliahnya, dan semua itu gue dibayar hahaha. Disitu gue baru merasakan rasanya dibayar untuk melakukan sesuatu yang gue senang. Untuk itu gue ingin menekuni minat, bakat dan passion gue di kuliah ini.



Kesimpulannya, menganggur setahun memang terlihat kurang begitu menarik kalau dipandang sebelah mata. Namun kalau dilihat dari sisi yang berbeda, menganggur dapat memberi banyak manfaat ada banyak manfaat seperti yang udah gue jelasin di atas. Dan tahukah anda, bahwa kegiatan menganggur setahun atau sebut saja taking a gap year itu juga dilakukan oleh siswa-siswa di luar negeri?




Artikel Lainnya:

84 comments:

  1. dulu aku juga pernah nganggur setahun.. karena cuti sakit pas kuliah.. rasanya sedih banget karena beda sama yang lain, n merasa malang, karena sebelumnya aku mayan berprestasi. aku sempat down n terpuruk banget,, karena semua teman udah lebih duluan... pada skripsi , kkl dll.. yah nyesek juga sih... aku bisa lulus padahal dulu sempat mau keluar kuliah karena malu, n hidup segan mati tak mau. ya sudah lah aku iklasin. tapi karena aku bersemangat n mengejar ketertinggalanku. akhinya aku lulus juga.. dan lebih cepat dari beberapa teman lain, trus yang ku kira berprestasi malah ada yang do... tapi semua pilihan untuk menyelesaikan kuliah atau nggak.
    kunjungi blok ku ya... www.bonekakartun.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang penting jangan menyerah dan mau terus berusaha, hasilnya akan kita terima pada akhirnya

      Delete
  2. Mantep gan! thanks for sharing. sya berencana demikian juga

    ReplyDelete
  3. Entah kenapa siang ini aku bisa nyangkut di artikel ini dan entah kenapa juga setelah baca ceritanya aku jadi sadar kalo kisahku sama seperti kisah mas Agung, sebelumnya sorry kalo boleh aku jg akan cerita banyak di kolom komentar ini

    Aku ini punya passion di bidang yg sama dengan mas Agung, desain.Di seleksi nasional dan bersama kemarin aku ga lolos.Dari sini mulai banyak temenku yg mempertanyakan soal kenapa aku cuman milih 1 jurusan doang dari 3 kolom pilihan jurusan yang boleh di isi.Sebenernya dari desain itu aku uda dapet penghasilan bulanan hingga detik ini, tapi karena aku ngefreelance secara online dan ga make papan besar bertulisan "Terima Jasa Desain" di depan rumahku, banyak temen-temen yang sebenarnya kurang tau aku ngapain aja di rumah.Kebanyakan lebih berspekulasi dirumah aku ini cuman jadi anak kamaran yang ga bisa apa apa selain tidur.Bahkan ada temen yang udah dapet kampus teknik negeri paling ngejreng di jawa timur ngomong ke aku "Kalo diberi 3 pilihan tapi cuma ngisi 1, itu namanya bukan milih".Aku ga tau pasti kenapa temenku yang satu ini ngomong ke aku hingga aku sadar dia cuman tau kalo aku ini si anak yg ga pernah ngapa-ngapain dirumah.

    Tapi denger kalimat itu aku berasumsi anak-anak sebayaku punya pemikiran makin cepet lulus makin cepet penderitaan selesai.Aku juga mikir ini ga 100% bener, mereka melupakan 1 hal dimana setelah lulus mereka butuh nyari kerja.Malahan proses belajar yang paling banyak akan ada di dunia kerja dari pada di dunia pendidikan formal.Karena pekerjaan itulah yang akan kita jalani sepanjang hidup.

    Mungkin saat ini kita bisa beranggapan "Gue akan cepet cepet nyelesaiin kuliah dan cepet cepet dapetin kerja, terus nikah, terus sukses".Tapi rencana manusia ga akan semulus itu.Dapetin kerja jg ga akan bisa kita tebak seperti yang terlihat di dongeng dimana setelah ngalahin si jahat bisa hidup bahagia selamanya.Malahan masalah akan benar-benar menguji semangat kita di ajang kompetisi nyari kerja daripada di ajang kompetisi nyari gelar maba.

    Ya, jadi daripada mentingin yang penting bisa langsung kuliah tapi milih jurusan asal-asalan asalkan keterima, mending nunggu setahun dulu buat lebih mempersiapkan diri., milih jurusan yang tepat, dan jangan sampai terdampar di jurusan yang kita ga tau mau ngapain setelah lulus.

    Aku selalu inget kata-kata Abraham Lincoln "I walk slowly, but I never walk backward"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju! Hidup kadang gak sesuai yang kita bayangkan, cepet lulus dan langsung kerja juga gak menjamin hidup bahagia. Makanya seperti quote yang di atas, hidup jgn tergesa-gesa, tapi perlahan dan mantap, tapi jangan lupa untuk tetap enjoy

      Delete
    2. Setahun.. Lah aku 3tahun? -_- masih ada rasa pengin kuliah, tapi ragu.. Malu juga.. Kira" gimana yah? -_-

      Delete
  4. Saya tertarik banget sama ceritanya ka agung. Saya butuh saran nih. Mungkin ceritanya hampir sedikit sama. Saya baru lulus tahun ini. Sekarang saya udah keterima di Universitas Swasta dengan jurusan yang sangat saya minati. Tapi sebenarnya saya lebih ingin di Universitas negeri berhubung karena ga lolos akhirnya saya ke swasta karena kebetulan kata org tua gapapa. Tapi saya masih ingin mencoba negeri. Bagaimana kalo seandainya tahun ini saya kuliah di Universitas Swasta itu tapi tahun depan saya mencoba ikut tes ke Universitas Negeri lagi. Saya butuh kritik dan sarannya kak ;) makasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf baru balas nih, aku punya temen dulu yg awalnya kuliah di swasta, trus tahun depannya barengan sama aku buat tes nyari univ negeri. Syukur skg dia udah keterima di univ negeri. Nah karena udah kuliah di swasta jadi kalo misalnya tes nyari yg negeri bisa lebih tenang, karena udah ada pegangan.

      Jadi kalo saran menurutku, kalo memang serius, berusaha semaksimal mungkin ;)

      Delete
  5. Saya 'sedang' merasakanya Kak. Setelah menjalani 3 bulan ini saya merasa berat sekali. Saya cenderung menjadi pribadi yang tertutup. Apa ini dirasain juga kah sama Mas Agung? Saya butuh kritik dan saranya dong Mas.___. Makasihhhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, kalo boleh tau, selama 3 bulan ini kakak aktifitasnya ngapain aja selama 'menganggur'? Karena aku juga tertarik utk nganggur setahun sebelum kuliah dan rencananya akan aku isi dengan magang atau nulis buku, dan juga belajar sendiri dari rumah utk siapin diri utk SBMPTN tahun depannya. Sekarang aku kelas 12 dan insya Allah lulus tahun depan... Mohon info & sarannya kak. Terima kasih :)

      Delete
    2. Halo, maaf yaa baru balas, kalo untuk masalah beratnya itu tergantung kitanya. Kalo menurutku sih knp bisa berat itu karena mengganggur setahun itu dirasakan sbg beban, tp sebaiknya itu dirasakan sbg kesempatan untuk belajar lebih leluasa, nikmati aja prosesnya. Jadi nganggur setahun gak perlu minder, kan juga kita menganggur karena memang ingin memilih pilihan yang matang nanti sbelum kuliah.

      Kegiatanku waktu menganggur itu kalo gak salah, les bimbel, belajar desain (photoshop) lwt youtube, bisnis gambar kartun sama temen, belajar gitar sama nyanyi, nyari tau ttg kuliah sama temen2 yg udah kuliah, jalan2 (wajib buat refreshing).

      Tetep semangat ya! semoga dapat yg terbaik!

      Delete
  6. Cerita hidup kita sama kak, prinsip saya juga 1 tahun kosong ini untuk istirahat sejenak setelah 12 tahun belajar terus menerus.Namun istirahat ini tidak sepenuhnya saya kosongkan saya juga masih belajar meskipun sendirian di Perpustakaan. Tapi selama kita enjoy jalaninya ya gapapa lah.Ya skrg udh mulai banyak yg nanyain kuliah dmana ? Jawabnya itu minder banget tpi itulah kenyataannya .Tapi menurut saya selagi kita pandai mengisi waktu dengan hal yg positif itu bukanlah hal yang merugi.terima kasih udh berbagi kisah inspiratifnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai kak, kalo boleh tau selain kakak beljaar di perspustakaan, rencananya setahun ini akan ngapain aja? Aku kelas 12 sekarang dan insya Allah tahun depan lulus... Mohon info & sarannya kak jika berkenan. Terima kasih :)

      Delete
  7. Setuju banget hahaha. Saya jg alumni tahun ini :D ya walaupun emang jadi minder sendiri kalau ditanya orang2 kuliah dimana :( tapi kan di setahun ini menurut saya bukanlah sesuatu yang merugikan. Justru menurut saya kalau nganggur setahun bisa lebih bagus dan bisa lebih mempersiapkan diri siapa tau punya mimpi yang besar kan bisa lebih banyak persiapan dari sekarang, dan puji syukur kalau diterima di universtitas dan jurusan yang kita mau, sesaai denga passion, minat kesukaan atau keinginan kita, itu akan lebih enjoy ngejalaninnya dan lebih bahagia :) daripada maksain kuliah cepat2 tapi gak nyaman kan sama aja, dan saya juuga setuju sama mas Agung yang bilang masa nganggur ini digunain utk istirahat dari 12 tahun belajar, betul banget menurut saya, keluar dari kesibukan belajar, tapi nggak sepenuhnya keluar juga loh ya.. Justru disitu kita bisa buat kesibukan sendiri ya hitung-hitung hibur diri, dan siapa tau dapet passion kan lebih bagus, dan terarah kemana nanti jurusan pas kuliah, dan lebih enjoy tentunya ngejalaninnya :) Cuma ya bisalah refreshing dulu dan nikmati dulu selama setahun ini masa istirahat itu. Itu menurut saya sangat berdampak positif. Walaupun banyak orang yang meremehkan ya kita respon secara biasa aja, nggak mereka juga kan yang nentuin kehidupan kita. Melainkan diri kita sendiri :) Btw, nice article mas :))) Semangaaat terus pokoknya.. :) Semoga sukses :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah seneng artikelnya bisa bermanfaat hehe, iyaa semangat jg non, sukses ya!

      Delete
  8. sama dgn saya, saya tamatan 15 terkadang merasa sedih(mnyendiri) & minder sama teman2 dekat sudah kuliah ditanyain ini itu dimana kuliah? terdiam sejenak & berat mnjawab hal yang jujur "belum kuliah" dimna kerja? jawabnnya belum ada kerjaan terus, ngapain aja di rumah? itu perkataan yang paling-paling sangat menyakitkan bagi saya! padahal akhir tahun ini banyak teman yg ngajak ngumpul saya agak merasa mindeer

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak perlu minder bro, perjalanan masih panjang, jadi lakukan hal2 yg positif dan yg bisa menorehkan prestasi!

      Delete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. KAk kalau udah nganggur satu tahun mau kuliah ikutan apa ya ? terus gimana caranya makasih kak

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas agung keadaan saya skrng hampir sama dengan mas Agung tahun lalu, saya berencana ingin menganggur , tp orangtua melarang, beliau berfikir saya harus kuliah agar otak saya terasah terus, alasan saya menganggur tahun ini krna saya baru saja tdk lulus disalahsatu sekolah kedinasan, orangtua menyuruh saya berkuliah di univswasta, tapi bukannya saya tidak mau, saya mau mas Agung, hanya saja saya tidak ingin memberatkan mereka, biaya kuliah diuniv swasta itu sangat mahal mas, saya berfikir saya Menganggur sembari mempersiapkan diri test untuk tahun depan dikedinasan yg gagal td, baru jika tdk bisa saya akan berkuliah diuniv swasta tersebut...
      Mohon saran dan kritiknya mas.
      Tq.

      Delete
    2. Hello Selfia! Kisahmu sama seperti aku, mari saling kasih semangat dan saran.

      Delete
  12. Wah mas ceritanya bagus sekali, sangat menginspirasi. Saya juga gagal lolos dalam sbmptn dan akhirnya memilih untuk berhenti dulu alias nganggur. Kalau ikut mandiri biaya makin mahal mas. Mas saya minta sarannya dong mas sebaiknya kegiatan apa aja yang paling positif yang harus dilakukan buat ngisi setaun ini?

    ReplyDelete
  13. ane angkatan 2016,ya baru lulus tahun ini.udah ikut snmptn dan sbmptn tapi nggak lolos.rencana ane mau daftar di univ swasta yaitu stimik amikom jogja jurusan TI,tapi ortu nyuruh ane ikut jalur mandiri di unhas makassar.sebenarnya komitmen ane dari awal itu pengen kuliah di jogja,tapi skrg malah bimbang antara mau ikut jalur mandiri atau test di jogja krn waktunya yg berdekatan .mau nggak mau harus pilih salah satu,antara unhas atau amikom jogja.udah bilang ke ortu kalau ane mau nganggur tahun ini,tapi mereka nggak setuju.

    yang jadi pertanyaanya adalah,apa dampak dari menganggur sebelum kuliah dan gimana cara ngeyakinin ortu kalau menganggur setahun itu lebih baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alasan ente yang kurang mendukung kemauan ente untuk gap year, sehingga orang tua ente tak setuju.

      Delete
  14. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. Hallo kak saya baca posting an kakak, awalnya saya test di salah satu sekolah tinggi di yogyakarta, tapi saya gagal mungkin Karna say a belum beruntung, lalu say a juga mengikuti umpn Dan (lagi-lagi) saya gagal, sempet ngerasa down Karna ngliat temen-temen yang statusnya udah jadi maba, dan saya jadi merasa orang ppaling nggak beruntung, say a sempet binging mau milih nunda satu tahun atau lanjut kuliah yang bukan passion saya, saya takut salah pilih jurusan tapi ketika nunggu juga banyak yang bikin saya takut, tapi setelah saya baca posting an kakak ini saya jadi semangat Dan berdoa agar pilihan saya tidak salah,


    Terima kasih Karna postingannya biking saya mikir yang baik. Semangaattt

    ReplyDelete
  17. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  18. Kak, artikel kk sangat bagus sekali kak (y),saya angkatan 2016. maaf kak curhat sedikit boleh ya.. jujur saya selama ini dilema kak mikir apakah saya harus kuliah di tahun ini tp di PTS atau tahun depan mencoba lagi di PTN impian kak,jujur saya merasa iri dengan teman" saya yg berkuliah di tahun ini kak, iri sekali dgn mereka, mereka sudah mulai sibuk dgn aktifitas kuliahnya lah saya? :(
    Kemarin saya gagal di sleksi PKNSTAN dan SBMPTN, nah dr situ saya ingin mencoba di tes mandiri di USU, namun saya tdk mendapat persetujuan oleh keluarga saya,mereka menyuruh saya untuk BIMBEL 1 tahun full untuk mencoba tes masuk PTN di tahun depan kak, menurut kk apakah saya harus mengikuti kemauan keluarga atau saya coba ikut tes USU kak? Tp kalau ikut pasti saya dimarahi tp kalau saya tdk ikut, saya merasa sayang sekali kalau tdk diikuti kak,, pliss saranny kak :)

    Sebelumnya thanks ya kak :)

    ReplyDelete
  19. @ferryverniawan kalo menurut ane mending kamu ikut bimbel dulu aja gan kalo org tua mampu biayain bimbel dr pd masuk pts atau tes mandiri keluar biaya nya bisa berlipat2 jujur ane jg baru lulus sma tahun ini di tawar org tua ke gunadarma slh satu pts terbaik di indo tapi ane tolak gan,walaupun terbaik ya namanya swasta indo ttp aja kalah bersaing sma ptn indo kalo ngelamar kerja nnti susah walaupun dah tamat kuliah pts,yg lulusan ptn aja blm tntu ktrima kerja apa lg swasta,mending kyk ane blajar dirumah,kerja 7 jam,plg kerja ikut bimbel pke uang dri gaji sndiri,slese bimbel ulang lg dirumah latihan soal,smpe tahun dpn gan,insya allah pasti keterima,jujur tahun ini ane ga ad persiapan sma skali karna main game mulu,jg ga ikut sbmptn atau snmptn soalnya ane udh bsa nebak pasti gagal karna nilai ane bner2 mantep dr pda keluar uang buat beli angin.tahun ini ane bertapa dulu 1 tahun pengen ngejar ktrtinggalan,blm tlat utk belajar gan ;)

    ReplyDelete
  20. kak,kalau nganggur setahun buat cewek nanti lulus nya ketuaan gak ya kak?
    aku dilema kak gara-gara gak diterima di uiv yang aku pengen

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngga ketuaan kok, saya nganggur 2 tahun malahan

      Delete
  21. @dyan shinta gk juga kalo soal lulus kuliah ma 3 tahun jg bisa asal km rajin wktu kuliah skripsi cpt selese ya tamat malah byk org kuliah tamat ada yg 5 tahun bhkan 7 tahun ga slse2 jadi soal tamat kuliah itu trgantung rajinnya km apa engga ini pngalaman dr kakak ane yg kuliah di Slah satu ptn ipb dia cuma butuh wkt 3 tahun buat tamatin S1,mnding nggaggur buat belajar hal2 bermanfaat lainnya dr pd maksain kuliah tp blm siap ujung2 nya lulus2an doang uang kebuang percuma

    ReplyDelete
  22. Hari ini sy resmi ngambil kputusan nganggur setahun stelah gk lulus sbmptn di jrsn t. Industri dan ngambil jalur mandiri jrusan hub. Internasional. Pas tau sy gk lulus awalnya nyesek gan tp stelah dipikir pikir buat apa msuk univ. Swasta buat ngisi kekosongan dan maksain kuliah hanya demi gengsi dan membebani ortu. Apalagi bagi sy pribadi tahun ini mrupakan tahun berat krna ayah sy sempat gk kerja slama 6 bln dan ingin mengambil pinjaman hanya buat biaya kuliah sy jika lulus dan sy merasa sangat membebani ortu mengetahui hal itu.So, dgn matang sy memutuskan buat nganggur setahun. Rencananya, setahun ini akan sy manfaatkan dgn membantu mengembangkan usaha kuliner ibu sy dan mengikuti kursus bhs asing sbg softskill dan penunjang ke dpannya jika ingin memasuki jrusan hub. Internasional lg. Don't lose your hope guys, msih bnyk jlan menuju sukses yg Sang pencipta skenariokan buat kita, ckup menjalani smua dgn baik dan maksimal dan sy yakin smuanya akan baik2 saja.

    ReplyDelete
  23. Mas agung ceritanya sangaat membantu saya dan meyakinkan saya. Saya lulusan tahun ini dan gagal di tes kedinasan, sbm, ujian mandiri lainnya. Saya udah membuat keputusan bahwa satu tahun ini saya akan menunda kuliah.saya akan belajar untuk mempersiapkan diri ikut tes tahun depan. Jujur saja saya merasa jatuh banget saat ini liat temen temen udah jadi maba ptn. Kalo di pts mahal sekali ini sangat membebankan. Semoga untuk kita yg menunda kuliah satu tahun ini mendapatkan pengalaman dan lebih mantap lagi dalam mengambil sebuah keputusan dan yg paling terpenting adalah belajar ikhlas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai pramesti, aku sama sepertimu ambil keputusan untuk gap year tahun ini. memang beban sekali apalagi melihat teman yang sudah kuliah. tapi disitu jadi tau artinya sabar & ikhlas. tetap semangat ya, btw boleh minta kontakmu? siapatau bisa saling sharing info

      Delete
    2. Boleh bgt ko pake line ya id: gfriend00

      Delete
    3. Halo kak Pramesti, saya baru membaca blog ini. Bagaimanabkuliah kakak? Apa tahun ini diterima setelah gap year?

      Delete
  24. APAKAH Anda Perlu pinjaman? atau butuh pinjaman untuk melunasi dept atau tagihan khawatir lagi, dan jika demikian, silahkan hubungi kami langsung di: jeffersoncarsonloanfirm@hotmail.com

    nama:....
    Jumlah Pinjaman yang dibutuhkan: .......
    negara:....
    negara:...
    nomor telepon:.....

    CATATAN: SEMUA MAIL HARUS DIKIRIM KE EMAIL INI: jeffersoncarsonloanfirm@hotmail.com

    ReplyDelete
  25. Minta saran dari kalian semua dong.. jd ku udah keterima di swasta di mercu buana, jurusannya sih sama kaya yg ku pilih waktu sbm, cuma mikir ulang gara2 itu pts. Penilaian kalian mercu buana itu pts yg gmn si ? Trus saran kalian ku mending nunda dulu nyoba tahun depan apa gmn ? Trus emng kalo ptn lebih menjamin ya buat prospek kedepannya ? Ortuku jg bilang keras kepala kalo maksain ke ptn gitu, tp bebas sih mau jalanin yg mana aja, takut nyesel juga kalo tahun dpn ga lolos lg tp skrg malah ngelepas swasta. Minta sarannya ya, makasihh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya sih itu swasta bagus misalnya kamu mau disana dengan jurusan yg sesuai sih gapapa nanti tahun depan ikut ptn lagi asal kemampuan finansialnya bisa ya gapapa. Tapi kamu juga jalaninnya jangan setengah hati juga.

      Delete
  26. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  27. mas agung aku lulusan tahun 2016, gagal masuk UGM sama UNPAD, tapi aku mutusin buat belajar lagi bimbel juga buat mantepin jurusan ke univ yang aku mau,awalnya udh keterima di PTS telkom tapi akunya setengah hati, jadi aku mutusin buat fokus belajar buat sbmptn sama utul tahun depan, awalnya aku minder tapi setelah baca blog ini jadi lega juga sama termotivasi hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku dulu jg gitu, nunda kuliah satu tahun karena setiap tes gagal dan mau ke PTS pun gak ada dana...tapi alhamdulillah taun ini masuk PTN di jurusan yg sama seperti yg aku idam2kan tahun lalu...kamu gak sendiri, kuliah bukan tujuan akhir...tapi sebuah awal dalam menyongsong kehidupan yang sebenarnya....semoga sukses

      Delete
    2. Halo kak novi bagaimana kuliahnya tahun ini? Apakah keterima? Saya jyga ingin gap year

      Delete
  28. Aku udah baca tulisan ini dati beberapa bulan laulu,tulisannya bagus banget kak dan membuatku makin yakin dengan pilihanku untuk gap year tahun ini, makasih ya kakk

    ReplyDelete
  29. Aku udah baca tulisan ini dati beberapa bulan laulu,tulisannya bagus banget kak dan membuatku makin yakin dengan pilihanku untuk gap year tahun ini, makasih ya kakk

    ReplyDelete
  30. aku stuju sama pndapat mas adiyat. lulus kuliah cpat blm tntu dapat krja, justru sblum lulus kuliah gunakan dgn cari pngalaman sbnyak mungkin ntah mningkatkan soft skill sprti bahasa inggris atau aktif di kgiatan lainnya

    ReplyDelete
  31. adriansyah: menurutku swasta juga nggak kalah bagus dgn ptn, prtimbangan saya jika kamu lanjut ke swasta lbih baik ambil jurusan ekonomi (akuntansi/manajemen). karena orang tuamu memaksa kamu harus di ptn, lbih baik yg swasta dijalankan sembari bljar buat ptn yg akan datang..

    ReplyDelete
  32. sekalian memotivasi buat semua dan juga saya. mau di ptn lah atau pts lah. yg penting goal adalah bekerja atau ada yang mau berwirausaha juga bagus. tingkatkan lah soft skill seperti bahasa inggris/ pengalaman diluar kampus. banyak loh perusahaan mencari karyawan yg fasih berbahasa inggris..perkuatlah soft skill nanti saat lulus kuliah tidak kaget..

    ReplyDelete
  33. aku lulusan taun ini, tapi aku gk kuliah dulu untk tahn ini. aku gk lolos di snmptn,trus aku ikut sbmptn ternyata aku keterima tp bukan dijurusan yg sesuai sama minat aku, kalau aku ambil takutnya nanti aku ngejalaninnya setengah hati karna minat ku bukan di jurusan itu dan aku gk mau kalau hanya "yg pentng kuliah". aku ikut jalur mandiri dan lg aku gk terima. trus ikut tes di pts dan keterima tp ayah ku sekrg sakit jd ibu ku hrus kerja sendirian kalau aku paksain kuliah kasian sama ibu ku nyari uangnya apalagi biaya kuliah pts mahal belum utk kos,uang makan sehari hari dll. setelah pikir panjang aku mutusin gk kuliah dulu aku nggak mau ngebebani ortu ku . dan aku jg tekad belajar lbh giat lg utk sbm taun depan supaya bisa dpt univ sama jurusan yg sesuai sama minat aku.
    saran dong kira2 keputusan aku bner gk ya? :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo kak Yuniar~ apakah kakak jadi untuk gap year?

      Delete
  34. Wah, postingan kaka ngena bgt, aku jg nganggur setahun nih.. bener banget kak rasanya tuh gimana gitu waktu ada orang yang nanya kuliah dimana. sebenernya aku udh diterima di 2 univ, swasta sm negeri. Tp apa daya ekonomi lg ga mendukung. Tp aku ga punya keahlian apa2 kak, paling dirumah cuma nonton drama korea, dengerin musik sm gambar anime, trus aku musti gmn ya kak? Saran nya dong. Makasih 😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai anindya, aku bantu jawab ya.
      Justru itu kalau kamu merasa belum punya keahlian apa2 maka saatnya kamu harus mengembangkan keahlianmu. Nganggur setahun lo tentu waktunya harus dipakai efektif dan produktif dong. Nggak harus dgn bekerja kok untuk mengembangkan kemampuan. Kamu kan cewek nih, bisa kan coba bantu2 mamamu masak, cuci baju, dll yg berkaitan dgn rumah tangga. Itung2 belajar jd ibu rumah tangga yg baik ke depannya. Kamu juga bisa nih buat mengembangkan bakat gambarmu dengan nyoba membuat illustrasi/komik anime, kan itung2 mengembangkan kreatifitas. Bisa juga mulai mengembangkan kemampuan berbahasa inggrismu. Saranku ya, bukan maksud promosi nih, coba baca2 blognya zenius & youthmanual, disitu banyak banget insight yg bisa kamu dapet dan dipakai selama nganggur setahun ini. Semangat ya!

      Delete
  35. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  36. mantaps bro, gua juga ngrasain masa2 kek gitu, apalagi soal temen. gua kira temen gua lupa sama gua, tapi gua salah. Justru gua yg lupa sama diri gua, harusnya gua sadar kalo gua harus berubah dan nggak tergantung sama orang lain. Gua lulusan tahun ini. Sempet ndaftar PTN (sekolah seni) tapi sayang belum rejeki. Baru 3 bulan nganggur, gua udah dapet ilmu yg sebelumnya gua nggak dapat lebih di sekolah gua, kek desain grafis, bhs jepang, gua pelajari otodidak tuh, rencana mau ndaftar PTN di tahun depan, dari story loe gua belajar, semoga nih story bisa jadi inspirasi buat para netizen lainnya. thanks bro.

    ReplyDelete
  37. artikel.a memotivasi ka buat saya, saya mau curhat nih . saya lulusan 2016 . yaa dari SNMPTN,SBMPTN,sampe UM gak.ada yang lolos. bikin sy jadi down. iri lihat temen2 udah jadi maba di ptn . alhasil daripada g kuliah ya mending kuliah ajalah. terus akhir.a saya dftar d.pts tapi ambil kelas karayawan karena kelas reguler mahal(kuliah d.presuniv)jurusan yg saya ambil sih emg minat saya juga. udah saya jalanin ternyata jauh banget dr planning saya. kelas karyawan tuh emg cocok buat org2 kerja. lah sedgkn sy cmn pen fokus kuliah aja. dari awal saia jg udah setengah hati pas saya jalanin ya malah tambah g mood. rencana.a sih saya mau resign nunda buat fokus sbmptn.tapi ortu saya blg pertahanin dulu. yang saya jalanin tuh setengah hati banget. apalagi saya kuliah malem ya gabut juga. kerja juga g pen . cuman pen fokus kuliah. tapi kalo kuliahan.a kaya gini buat saya jadi males. tolong beri saran dong kak . makasih

    ReplyDelete
  38. Sangat bermanfaat, saya juga ingin berbagi pengalaman saya. Sayal lulusan 2016 dan saat ini saya masih menganggur, dan tahun depan saya berniat buat daftar kuliah lagi. Emang benar pertanyaan "kuliah dimana" itu pasti bingung ntuk menjawab nya apalagi saya alhamdulillah ber prestasi di sekolah. Jadi saya merasa down. Tapi setelah saya membaca kiriman mas agung saya jadi termotivasi untuk ttap semangat.
    Makasih sekali lagi

    ReplyDelete
  39. mohon infonya.
    Mau nanya. Kalau kita udah keterima tahun ini di slah stu univ lwat jalur mandiri. Udah dnyatakan lulus,dan udah daftar ulang. Tinggal bayar uktnya aja lagi. Tapi kita ngambil keputusan gk jadi ambil kuliah karna ada suatu hal lain.Tahun bsok kalo kita daftar di univ yg sama, jurusan yg sama, kira2 bisa gk? Apa di blacklist nama kita oleh univnya. Mohon suhu2 disini kira2 ada yng tau.

    ReplyDelete
  40. Hai kak, tulisannya memotivasi banget
    Aku lulusan 2016 dan aku kira aku sendirian ngejalani hari2 yang berat ini. Tapi ternyata aku salah, setelah baca comment2 diatas banyak juga yang nunda kuliah setahun. Aku juga sama mulai dari SNMPTN, SBMPTN,UM,Test kedinasan, sampe beasiswa pun gak ada yang keterima, paling2 keterimanya cuman sampe tahap kedua, dan tahap final gak lolos. Sedih pasti, kecewa iya, tapi yang bikin lebih sedih lagi sampe sekarang belom bisa buat bangga orang tua, udah berkali2 ngecewain mereka dengan kata2 "aku belom lolos",mau nangis tapi malu sama orang tua, mereka tegar banget
    Nah yang mau aku tanyain,kegiatan apa aja ya kak yang bisa bermanfaat banget buat ngisi waktu setahun ini?
    ikut bimbel udah, belajar sendiri juga udah tapi tetep aja sering ngerasa bosen gitu..
    Tolong dijwb kak, makasih😊

    ReplyDelete
  41. Makasih kak udah bantu jawab.. Iya sih selama nganggur ini emg bantu2 ibu. Tp yah kl udah selesai semua kadang ngerasa bosen bete dan bayangan ga kuliah itu muncul sampe bikin sedih. Oke aku coba deh mgkn bulan depan bakal kursus bahasa biar banyak pengalaman. Sekali lg thanks kak ��

    ReplyDelete
  42. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  43. Kakak atau temen2 yg lain, aku boleh minta bantuan ga ;-; sedih bgt. Aku lulusan tagun 16 cuma aku down bgt aku jadi trauma sama males bgt bljr kak aku udh takut duluan.... aku bingung bgt aku mau cerita sama temen sma tapi malu dan ga yakin mereka ngerti, sama ortu / keluarga takut makin beban, mau ke psikolog ku ga punya uang hu . Aku udh nyoba kuliah di pts yg bisa dibilang bagus cuma aku ngerasa tersesat sama jurusan yg aku pilih. Terus skrg aku bingung bgt harus pilih apa. Maaf panjang

    ReplyDelete
  44. Kakak atau temen2 yg lain, aku boleh minta bantuan ga ;-; sedih bgt. Aku lulusan tagun 16 cuma aku down bgt aku jadi trauma sama males bgt bljr kak aku udh takut duluan.... aku bingung bgt aku mau cerita sama temen sma tapi malu dan ga yakin mereka ngerti, sama ortu / keluarga takut makin beban, mau ke psikolog ku ga punya uang hu . Aku udh nyoba kuliah di pts yg bisa dibilang bagus cuma aku ngerasa tersesat sama jurusan yg aku pilih. Terus skrg aku bingung bgt harus pilih apa. Maaf panjang

    ReplyDelete
  45. saya calon alumni tahun 2017 juga ada kepikiran misalkan sbmptn atau usm stan engak lolos di tahun pertama,memang orangtua atau kakak menyaranin tetep kuliah tapi ya kalo ga sesuai dengan passion akan lebih sulit utk menjalaninya.memang untuk persiapan menjelang seleksi masuk ptn negeri masih belum matang persiapannya apalagi univ yang saya idam2an ya univ yang terkenal di Indonesia. emang sulit sekali rasanya membagi belajar untuk Ujian Nasional dengan Ujian2 yang lainnya.setelah baca2 page kakak dan komen2nya saya jadi PD utk nganggur satu tahun juga kan bisa refreshing wkwk

    ReplyDelete
  46. Mas mbk permisi mau tnya
    Kalau udah nganggur dua tahun apa masih bisa nglanjutin kuliah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya bisa-bisa saja mas kalau mau kuliah dengan umur berapa pun. Kecuali jika mas mau ngelanjutin kuliah lewat jalur SBMPTN, mas hanya boleh mengikutinya tiga kali. Misalnya tahun ini mas ikutan SBMPTN (mas lulusan 2017), mas masih bisa ikut tes SBMPTN sampai tahun 2019.

      Delete
    2. Dan kejadiannya pun terjadi pada saya, nganggir 2 tahun sebelum kuliah.

      Delete
  47. Blognya sangat menginspirasi sekali, khususnya bagi saya pribadi. Saya lulusan tahun ini (tepatnya 13 Mei 2017). Saya sudah gagal tiga kali, pertama di SNMPTN, SPAN-PTKIN, dan juga SBMPTN. Sebenarnya saya sudah diterima di Univ. Swasta di Lampung, tapi jurusannya bukan passion saya dan juga lokasi yang terlalu jauh. Sebelum pengumuman SBMPTN, saya sudah berniat untuk ambil gapyear apabila saya tidak lulus, dan saya tidak ada niat untuk ambil tes UM karena keterbatasan biaya. Setelah membaca blog ini, tujuan saya menjadi lebih terarah untuk mengisi kekosongan selama kurang lebih satu tahun ini, sekali lagi terimakasih atas artikel menariknya :D

    ReplyDelete
  48. Thanks banget buat sharingnya. Bisa ke blog ini awalnya gara gara penyesalan mulai muncul pas taking a gap year ntah knapa baru muncul sekarang. But there's no regret. Blognya motivated banget.Thank you

    ReplyDelete
  49. Thank kak Agung, semangat until semuannya

    ReplyDelete
  50. Makasih kak, Tulisannya sangat membantu buat aku yang memutskan untuk gap year tahun ini. Semoga waktu setahun ini bener-bener bermanfaat buat yg milih gap year!

    ReplyDelete
  51. Sangat menginspirasi untuk saya yang sebenarnya pengen banget kuliah di ptn tapi apalah daya jika Allah berkehendak lain. Saya lulusan tahun 2017, sekarang saya fokus cari uang dulu dan belajar matang-matang lagi untuk tes tahun depan.. Walaupun agak minder sih dengan teman seangkatan yang udah kuliah.
    Intinya, tidak ada kata terlambat dalam menuntut ilmu gan. Sukses buat semua!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat, saya juga nganggur kok sebelum kuliah, malahan saya nganggurnya 2 tahun untuk bisa kuliah di Kampus Negeri.

      Delete
  52. saya lulusan tahun 2017 dan saya gagal tes snmptn juga sbmptn. saya ga ikut ujuian mandiri karena kempanpuan saya kurang itupun ikut snmptn dan sbmptn hanya sekedar coba coba walau sedih akhirnya ga keterima. ayah saya menyuruh untuk menggangur selama setahun dan disuruh ikut sbmptn 2018. sebenernya saya ini dari masa masa SMA udah ada niatan kalo sudah lulus nantinya mau kuliah di pts saja dan saya selalu terbanyang banyang akan kuliah setelah lulus. harapan saya yang terlalu ingin pada akhirnya ditolak oleh ayah saya. jujur saya sedih karena saya ingin kuliah di tahun ini. untuk kerja saya ga ada niatan sama sekali. waktu itu ayah saya saranin untuk bimbel setahun ini. saya mau mau aja pastinya tetapi untuk les bimbel biaya mahal sama saja seperti masuk kuliah di pts. dan yang saya lakuin kedepannya saya masih bingung dan saya jujur tidak mau bekerja untuk saat ini karena keadaan yang tidak mendukung. mohon pencerahannya :)

    ReplyDelete
  53. Kak saya lulusan tahun 2017 saya sudah gagal 6kali snmptn sbmptn mandiri bhakan d3 pun saya gagal
    Saya terpukul skali dan orangtua saya juga
    Saya ingin menganggur (bimbel) 1 tahun namun mama saya menyuruh saya tetap kuliah di swasta sementara saya tahu kemampuan saya dibawah rata dan ga akan mampu adik saya ada 3 smua sekolah di swasta
    Bpak saya lah yang paling kcewa kepada ku smua tmn" nya anak nya lulus di univ negri stan dll
    Tapi saya ? Bhkan jalur mandiri pun saya gagal
    Please kak kasih aku saran

    ReplyDelete
  54. Kak saya lulusan tahun 2017 saya sudah gagal 6kali snmptn sbmptn mandiri bhakan d3 pun saya gagal
    Saya terpukul skali dan orangtua saya juga
    Saya ingin menganggur (bimbel) 1 tahun namun mama saya menyuruh saya tetap kuliah di swasta sementara saya tahu kemampuan saya dibawah rata dan ga akan mampu adik saya ada 3 smua sekolah di swasta
    Bpak saya lah yang paling kcewa kepada ku smua tmn" nya anak nya lulus di univ negri stan dll
    Tapi saya ? Bhkan jalur mandiri pun saya gagal
    Please kak kasih aku saran

    ReplyDelete
  55. Kak saya lulusan tahun 2017 saya sudah gagal 6kali snmptn sbmptn mandiri bhakan d3 pun saya gagal
    Saya terpukul skali dan orangtua saya juga
    Saya ingin menganggur (bimbel) 1 tahun namun mama saya menyuruh saya tetap kuliah di swasta sementara saya tahu kemampuan saya dibawah rata dan ga akan mampu adik saya ada 3 smua sekolah di swasta
    Bpak saya lah yang paling kcewa kepada ku smua tmn" nya anak nya lulus di univ negri stan dll
    Tapi saya ? Bhkan jalur mandiri pun saya gagal
    Please kak kasih aku saran

    ReplyDelete
  56. Kalau saya nganggurnya 2 tahun malahan untuk bisa masuk di PTN. Buat yg mutusin untuk nganggur setahun isi aja tuh kekosongan buat bimbel, les dan sebagainya, kalau saya sih setahun itu kerja dan setahunnya ikut kursus, saya ada saran buat yg ngga ada biaya buat bimbel, coba aja kursus tuh di BLK (Balai Latihan Kerja), di tiap2 daerah ada kok, ambil aja kursus bahasa asing disana, di BLK ma Gratis malahan kita yang dikasih uang saku perbulannya, saya tau karna saya abis kursus di BLK, semangat semuanya.

    ReplyDelete
  57. Halo Semua, nama saya Jane alice seorang wanita dari Indonesia, dan saya bekerja dengan kompensasi Asia yang bersatu, dengan cepat saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua orang Indonesia yang mencari pinjaman Internet agar berhati-hati agar tidak jatuh ke tangan penipu dan fraudstars banyak kreditur kredit palsu ada di sini di internet dan ada juga yang asli dan nyata,

    Saya ingin membagikan testimonial tentang bagaimana Tuhan menuntun saya kepada pemberi pinjaman sebenarnya dan dana pinjaman Real telah mengubah hidup saya dari rumput menjadi Grace, setelah saya tertipu oleh beberapa kreditor kredit di internet, saya kehilangan banyak uang untuk membayar pendaftaran. biaya. . , Biaya garansi, dan setelah pembayaran saya masih belurrm mendapat pinjaman saya.

    Setelah berbulan-bulan berusaha mendapatkan pinjaman di internet dan jumlah uang yang dihabiskan tanpa mendapat pinjaman dari perusahaan mereka, maka saya menjadi sangat putus asa untuk mendapatkan pinjaman dari kreditor kredit genue online yang tidak akan meningkatkan rasa sakit saya jadi saya memutuskan untuk Hubungi teman saya yang mendapatkan pinjaman onlinenya sendiri, kami mendiskusikan kesimpulan kami mengenai masalah ini dan dia bercerita tentang seorang pria bernama Mr. Dangote yang adalah CEO Dangote Loan Company.

    Jadi saya mengajukan pinjaman sebesar (Rp400.000.000) dengan tingkat bunga 2% rendah, tidak peduli berapa usiaku, karena saya mengatakan kepadanya apa yang saya inginkan adalah membangun bisnis saya dan pinjaman saya mudah disetujui. Tidak ada tekanan dan semua persiapan yang dilakukan dengan transfer kredit dan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah mendapatkan sertifikat yang diminta dikembalikan, maka uang pinjaman saya disimpan ke rekening bank saya dan mimpiku menjadi kenyataan. Jadi saya ingin saran semua orang segera melamar kepada Mr. Dangote Loan Company Via email (dangotegrouploandepartment@gmail.com) dan Anda juga bisa bertanya kepada Rhoda (ladyrhodaeny@gmail.com) dan Mr. jude (judeelnino@gmail.com) dan Juga Pak Nikky (nicksonchristian342@gmail.com) untuk pertanyaan lebih lanjut

    Anda juga bisa menghubungi saya melalui email di ladyjanealice@gmail.com

    ReplyDelete